Langsung ke konten utama

Lanjutan George W Hegel

Siapa kah Hegel?
Disini saya sebagai penulis blogger akan mengajak membaca untuk memahami siapa kah hegel? Oke untuk memperasingkat waktu langsung saja yuk kita baca sama-sama..

   Hegel adalah manusia pencerahan dan romantik sekaligus, oleh karena itu dia lebih menghargai akal dari pada imajinasi. Dia secara tanpa sadar menggrmakan krmbali pandangan masa silam. Seperti para faylasuf, dia memandang akal dan filsafat lebih tinggi dari pada agama yang terpaku pada metode pemikiran representasional. Sebagaimana para faylasuf pun dia menarik keaimpulannya tentang yang mutlak dari cara kerja pikiran individual, yang menurutnya di dapat dari proses dialektikal yang mencerminkan keseluruhan.

  Filsafat hegel terasa optimistik bagi Arthur Schopenhauer (1788-1860), yang secara menantang menetapkan jadwal kuliah-kuliahnya di berlin pada 1819, tahun penerbitan bukunya The World as Will and Idea. schopenhauer yakin bahwa yang mutlak itu tidak ada, tak ada akal, tak ada tuhan, tak ada roh yang mengatur di dunia ini: tak ada apa-apa, kecuali kehendak instingtif semata untuk hidup. Pandangan suram ini menarik bagi sisi gelap gerakan romantik. Akan tetapi, dia tidak mengesampingkan semua ajaran-ajaran agama. Schopenhauer percaya bahwa hindu dan Budha (dan orang-orang kristen yang menyakinj bahwa hidup dalah kesiksaan belaka) telah tiba pada konsepsi yang sama tentang realitas ketika mereka mengatakan bahwa segala yang ada di dunia ini hanyalah ilusi. Karena tak ada "tuhan" yang akan menyelamatkan kita: hanya seni, musik dan sikap penolakan terhadap duniawi dan kasih sayang yang hanya di dapat memberi kentenraman. Schopenhauer tidak menaruh perhatiannya terhadap yudaisme dan islam, yang menurutnya memiliki pandangan yang terlalu simplistik dan tendensius tentang sejarah. Pendapatnya terbukti: kita menyaksikan pada abad kita kini, kaum yahudi dan Muslim mendapatkan bahwa pandangan kuno mereka tentang sejarah sebagai teofani tidak dapat lagi dipertahankan.

Banyak orang tidak lagi berpegang kepada tuhan yang merupakan penguasa sejarah. Namun, pandangan schopenhauer tentang penyelaman mirip dengan presepsi kaum yahudi dan Muslim yakini bahwa setiap individu harus menciptakan tujuan akhir bagi sendiri. Ini tidak ada hubungannya sama sskali dengan konsepsi protestan tentang kedaulatan mutlak tuhan, yang berarti bahwa manusia tidak bisa berkontribusi apa-apa bagi keselamatan dirinya sendiri karena sepenuhnya  sepenuhnya bergantung kepada tuhan yang ada di luar diri mereka.

Sumber Buku: Sejarah Tuhan, Karen Armstrong, Penerbit:Mizan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Intelektualisme Bertopeng Spiritualitas

Membaca Filsafat di Balik Kurikulum 2013   Selama Tiga Tahun(2004-2007), sebanyak 16 siswa yang bunuh diri akibat pelaksanaan UN(Republika,3/Mei/2014). Selama 2007-2014 belum di peroleh data yang memadai. Kasus terakhir adalah pwristiwa bunuh diri siswa bali. Leony AlvionitaS (14 tahun), siswa SMPN1 Tabanan, Bali di temukan gantung diri, leony bercerita tentang soal matematika dalam ujian nasional yang di anggapnya terlampaui sulit. Dia juga mengaku mendapatkan contekan dari teman-temannya, tetapi pengakuan itu membuat ibunya marah besar. Kemarahan itu membuat leony masuk kamar. Ibunya mengira dia mau ganti baju, tetapi ternyata tidak juga keluar kamar untuk makan siang. Halnya itu membuat sang ibu masuk kamar dan mensapati anaknya sudah menggantung dirinya dengan dasi.      Kasus itu sekurang-kurangnya memberikan hubungan antara kasus sosial dengan kebijakan pendidikan. Fakta dalam kebijakan pendidikan yang terlihat, pergantian pemimpin akan menggantikan kebijaka...

Pengertian Sosiologi

Sosiologi  berasal dari bahasa Latin yaitu Socius  yang berarti kawan, sedangkan  Logos berati ilmu ilmu pengetahuan. Ungkapan ini dipublikasikan diungkapkan pertama kalinya dalam buku yang berjudul " Cours De Philosophie Positive " karangan Auguste comt e (1798-1857). Walaupun banyak definisi tentang sosiologi namun umumnya sosiologi dikenal sebagai ilmu pengetahuan tentang Masyarakat Masyarakat adalah sekelompok individu yang mempunyai hubungan, memiliki kepentingan bersama, dan memiliki budaya. Sosiologi hendak mempelajari masyarakat, perilaku masyarakat, dan perilaku sosial manusia dengan mengamati perilaku kelompok yang dibangunnya. Sebagai sebuah ilmu, sosiologi merupakan pengetahuan kemasyarakatan yang tersusun dari hasil-hasil pemikiran ilmiah dan dapat di kontrol secara kritis oleh orang lain atau umum. Kelompok tersebut mencakup keluarga, suku bangsa, negara, dan berbagai organisasi politik, ekonomi, sosial. Ob...

Abu Hamid Al-Ghazali

Abu Hamid Al-Ghazali, figur penting dan ternama dalam sejarah filsafat agama. Dilahirkan di Khurasan, dia belajar kalam di bawah bimbingan Al-Juwaini, seorang teology Asy'ariah twrkemuka. Pada usia tiga puluh tahun, Al-Ghazali diangkat sebagai direktur Masjid Nizamiyah yang terkenal di Bagdad. Tugasnya adalah mempertahankan doktrin-doktrin Sunni dari serangan Syiah Ismailiyah. Akan tetapi, Al-Ghazali memilimi temperamen gelisah yang membuatnya tak henti-henti bergumul mencari kebenaran, memikirkan suatu persoalan sampai tuntas dan menolak untuk puas dengan jawaban yang mudah dan konvensional. Seperti yang dikatakannya kepada kita,  Aku telah menerobos setiap celah yang gelap, aku telah menyerang setiap persoalan, aku telah menyelam ke dalam setiap lautan. Aku telah meneliti akidah semua sekte, aku telah menelanjangi senua doktrin rahasia setiap komunitas. Semua ini kulakukan agar aku dapat membedakan antara kebenaran dan kesesatan, antara tradisi yang sahih dan pembaruan yang bida...